Kaget, Ternyata Duda di Jepang Lebih Gampang Dapat Jodoh
Di Jepang, status 'duda' atau 'batsuichi' ternyata bisa jadi nilai plus pas lagi cari jodoh, lho.
Kok Bisa Sih?
Banyak yang mikir kalau punya riwayat cerai, atau yang di Jepang sering disebut 'batsuichi' (バツイチ), itu bakal bikin susah cari pasangan lagi. Apalagi di negara yang kesannya serba perfeksionis ini. Ternyata, menurut seorang konsultan percintaan, Yamamoto Saori, pemikiran itu salah besar.
Zaman sekarang, di mana bentuk keluarga dan pernikahan makin beragam, status 'batsuichi' justru jadi semacam 'senjata rahasia'. Para pria dengan status ini diam-diam punya daya tarik tersendiri di mata para wanita yang sedang ikut program cari jodoh (婚活 - konkatsu).
Kasus Nyata Seorang Pria 41 Tahun
Ada cerita nyata dari kliennya, sebut saja Suguru-san (41 tahun). Sampai umur 38, dia sama sekali nggak punya pengalaman pacaran. Akhirnya dia ikut agen perjodohan, tapi karena kaku banget pas ngobrol sama cewek, prosesnya susah minta ampun. Setelah berjuang tiga tahun, akhirnya dia berhasil menikah.
Tapi, drama belum selesai. Baru sebulan menikah, dia cerai karena merasa nggak cocok sama istrinya. Pukulan telak banget pastinya. Tapi Suguru-san nggak nyerah dan mutusin buat coba cari jodoh lagi di tempat yang sama. Anehnya, kali ini profilnya yang jelas-jelas ada tulisan 'pernah bercerai' malah kebanjiran ajakan kenalan dari para wanita.
'Sertifikat' Bisa Hidup Bareng Orang Lain
Jadi gini logikanya. Dari sudut pandang wanita, pria umur 30-an atau 40-an yang belum pernah menikah sama sekali bisa bikin curiga. Muncul pertanyaan-pertanyaan kayak, "Jangan-jangan ada yang aneh sama orang ini?" atau "Kok bisa belum pernah ada yang mau sama dia?"
Nah, status 'batsuichi' itu seolah-olah jadi 'sertifikat jaminan'. Itu bukti kalau pria ini, setidaknya, pernah dipilih oleh seorang wanita untuk jadi suaminya. Itu membuktikan dia mampu berkomitmen dan hidup bersama orang lain. Status ini menghilangkan keraguan terbesar para wanita.
Bagi Suguru-san sendiri, pengalaman gagal selama tiga tahun dan sakitnya perceraian singkat itu jadi pelajaran berharga. Di percobaan kedua, dia jadi lebih percaya diri dan santai. Akhirnya, cuma dalam 9 bulan, dia berhasil menikah lagi dengan wanita yang benar-benar cocok. Jadi kalau ada temanmu yang lagi minder karena statusnya, mungkin cerita ini bisa sedikit menghibur ya. 😅

Masuk untuk menyimpan nama & data