← HoraYaba
Nggak Butuh Pujian Bukan Berarti Sombong, kok
entertainment·10d

Nggak Butuh Pujian Bukan Berarti Sombong, kok

Pernah nggak sih, kamu ngerasa capek sendiri ngejar-ngejar "sugoi" atau "yokatta ne" dari orang lain di Jepang? 🤔

Kenapa Kita Kayak 'Laper' Pujian?

Ada seorang filsuf bilang, nyari-nyari pujian itu pada dasarnya karena kita ngerasa 'kosong' di dalam. Jadi, kita butuh validasi dari luar buat ngerasa berharga. Kayak baterai HP yang lowbat terus, jadi butuh colokan dari orang lain buat nge-charge.

Masalahnya, menggantungkan kebahagiaan pada omongan orang itu nggak stabil banget. Hari ini dipuji atasan, kita senengnya sampai mau traktir teman di konbini. Besoknya dicuekin, langsung ngerasa gagal jadi gaijin. Mood kita jadi naik-turun kayak kereta di jalur Chuo pas jam sibuk.

Keinginan buat diakui ini, di Jepang ada istilahnya sendiri lho: 承認欲求 (shōnin yokkyū). Dan ternyata, kalau kita terlalu butuh itu, mungkin tandanya 'tangki' kebahagiaan di dalam diri kita lagi perlu diisi sendiri, bukan nunggu diisiin orang.

Jadi, Gimana Biar Nggak 'Gila Pujian'?

Kuncinya adalah sadar kalau 'reputasi' dan 'kepribadian' itu dua hal yang beda banget. Reputasi itu apa kata orang tentang kamu. Hari ini bagus, besok bisa jelek. Sifatnya kayak cuaca di Jepang, ganti-ganti terus.

Tapi kepribadian itu ya diri kamu yang asli. Mau dipuji atau dikritik, kepribadianmu ya nggak akan berubah. Itu milikmu seutuhnya, nggak bisa diambil atau dikasih orang lain. Orang yang pintar dan tenang itu bukan nggak suka dipuji, mereka cuma sadar kalau fondasi kebahagiaan mereka bukan di situ.

Mereka lebih fokus sama apa yang beneran mereka mau, bukan apa yang kelihatannya bagus di mata orang lain. Ketika kita berusaha buat jadi lebih baik versi diri sendiri, pujian itu kadang datang sebagai bonus aja, bukan tujuan utama.

Lain kali kamu ngerasa pengen banget dipuji, coba berhenti sejenak. Tanya ke diri sendiri: "Oke, selain pujian ini, apa satu hal kecil yang beneran bisa bikin AKU puas hari ini?" Bisa jadi sesederhana berhasil pulang on-time dari kantor, atau akhirnya bisa masak makanan Indonesia yang rasanya pas. ✨

LINEFacebook
Komentar

Katakan sesuatu — anonim, tanpa daftar 👇

Masuk untuk menyimpan nama & data