Pajak Makanan di Jepang Mau Turun? Tunggu Dulu, Ada Jebakannya.
Katanya pajak makanan mau dipotong biar belanja lebih murah, tapi ternyata ada jebakan yang bikin orang kaya makin untung.
Kok Bisa yang Kaya Lebih Untung?
Begini perhitungannya. Misal, keluarga yang belanja makanan habis 50.000 yen sebulan, kalau pajak konsumsi 8% dihilangkan, mereka hemat 4.000 yen. Lumayan, kan.
TAPI, keluarga kaya yang belanjanya 150.000 yen sebulan (isinya daging wagyu dan melon mahal kali ya ๐ ), mereka jadi hemat 12.000 yen. Tiga kali lipat lebih banyak!
Jadinya, diskon ini malah jadi semacam 'cashback' yang lebih besar buat orang yang dari awal udah banyak duit. Agak aneh ya.
Jebakan Berikutnya: Yen Makin Lemah, Harga Makin Gila
Ini yang lebih ngeri. Kalau pemerintah potong pajak, pendapatan negara turun sekitar 5 triliun yen. Pasar keuangan global langsung mikir, "Duh, keuangan Jepang aman gak nih?" Akhirnya, kepercayaan turun dan nilai tukar yen anjlok.
Buat kita yang suka kirim uang ke Indonesia, ini artinya kurs makin jelek. Belum lagi, yen yang lemah bikin harga barang impor (termasuk bahan makanan) jadi naik. Diskon pajaknya jadi gak ada artinya karena harga dasarnya udah keburu naik. Malah nombok.
Uang Negara Sebenarnya Lari ke Mana?
Anggaran negara Jepang itu sekarang udah sesak banget. Dari total anggaran 122 triliun yen, hampir sepertiganya (39 triliun) buat jaminan sosial (kesehatan, pensiun, dll) dan seperempatnya (29 triliun) buat bayar utang negara. Udah setengahnya habis buat bayar 'tagihan tetap'.
Sisanya jadi rebutan buat hal-hal lain. Makanya, anggaran pendidikan jadi kecil banget dibanding negara maju lain. Sementara itu, infrastruktur tua dari tahun 60-an kayak jembatan, terowongan, dan pipa air mulai rusak. Pantesan kadang liat berita jalanan tiba-tiba ambles.
"Pajak Siluman" yang Bikin Gaji Terasa Kecil
Kalau kamu perhatiin slip gaji, potongannya gede kan? Selain pajak, ada yang namanya 'shakai hokenryo' atau iuran asuransi sosial. Ini semacam 'pajak siluman'.
Pemerintah cenderung naikin iuran ini diam-diam daripada naikin pajak yang pasti bikin heboh. Buat pekerja aktif, terutama yang muda, bebannya jadi berat banget. Kita bayar mahal sekarang buat jaminan di masa depan yang belum tentu kita nikmati sepenuhnya.
Jadi, lain kali denger janji manis soal 'potongan pajak', mungkin kita perlu curiga sedikit ya. ๐ค

Masuk untuk menyimpan nama & data