Cara Cek Kamu Punya 'Bakat' Bau Badan atau Enggak, Lihat Kotoran Telinga
Pernah sadar nggak, orang Jepang itu jarang banget bau badan bahkan pas musim panas? Ternyata ada alasan ilmiahnya.
Misteri Kereta Penuh di Musim Panas
Buat yang tinggal di Jepang, pasti paham betul rasanya naik kereta yang penuh sesak pas jam sibuk di musim panas. Keringat ngucur, suhu makin panas, dan kita mulai khawatir, "Aduh, bau badan nggak ya?"
Tapi anehnya, orang-orang di sekitar kita, terutama yang orang Jepang asli, kelihatannya santai aja. Nggak ada tuh aroma-aroma khas keringat. Usut punya usut, ini bukan karena mereka pakai deodoran super canggih. Jawabannya ada di genetika.
Gen Penentu Bau Badan
Ada sebuah gen bernama ABCC11 yang menentukan dua hal: jenis kotoran telinga dan bau badan seseorang. Gen ini punya dua variasi utama.
Kalau kotoran telingamu kering dan bentuknya serpihan, kamu punya varian gen "ABCC11 tidak aktif". Artinya, kelenjar keringat apokrin kamu nggak menghasilkan protein yang jadi makanan bakteri penyebab bau badan. Selamat, kamu secara alami nggak bau badan. Varian gen ini sangat umum di Asia Timur seperti Korea, China, dan Jepang.
Sebaliknya, kalau kotoran telingamu basah dan lengket, kamu punya varian gen "ABCC11 aktif normal". Artinya, tubuhmu memproduksi bau badan alami. Gen ini paling umum di kalangan orang Afrika dan Eropa. Dan ya, kita di Asia Tenggara juga kebanyakan masuk kategori ini.
Jadi, Posisi Kita di Mana?
Sebagai gambaran, 100% orang Korea punya gen "kuping kering" alias nggak bau badan. Sebaliknya, 100% orang Amerika keturunan Afrika punya gen "kuping basah".
Terus kita orang Indonesia gimana? Walau data spesifik untuk Indonesia sulit dicari, data untuk orang Vietnam bisa jadi patokan. Sekitar 54% orang Vietnam punya gen "kuping kering", tapi sisanya (46%) punya gen penghasil bau badan. Kemungkinan besar, persentase kita nggak jauh beda.
Ini menjelaskan kenapa rak deodoran di Matsumoto Kiyoshi atau Don Quijote kadang kelihatan lebih sepi dibanding rak deodoran di supermarket negara kita. Jadi lain kali kamu merasa jadi satu-satunya yang wangi deodoran di kereta, ya... mungkin kamu nggak salah. 🤫
