← HoraYaba
Rahasia Naik Jabatan di Jepang: Bukan Lembur, tapi ‘Menyindir’ Diri Sendiri
entertainment·4h

Rahasia Naik Jabatan di Jepang: Bukan Lembur, tapi ‘Menyindir’ Diri Sendiri

Cara cepat naik jabatan di kantor Jepang ternyata bukan kerja rodi sampai pagi, tapi malah ‘nyindir’ kerjaan sendiri. 🤯

Lo pasti pernah, kan?

Begadang semalaman buat bikin materi presentasi yang super sempurna. Semua data, semua penjelasan lo masukin biar nggak ada celah buat ditanya-tanya sama atasan atau klien. Pokoknya anti-gagal.

Eh, pas meeting, tetap aja kena semprot. “Angka ini sumbernya dari mana?” “Kenapa nggak pakai cara A?” Rasanya semua usaha begadang itu sia-sia dan pengen langsung pesen tiket pulang kampung aja.

Ternyata rahasianya “Self-Tsukkomi”

Ada studi baru dari Jepang yang menganalisis 170.000 karyawan di 815 perusahaan. Hasilnya lumayan bikin kaget. Orang-orang yang karirnya moncer itu justru nggak bikin presentasi yang kelihatan ‘sempurna’.

Mereka pakai teknik “self-tsukkomi”. Gampangnya, mereka sengaja nambahin catatan kaki atau komentar yang isinya kayak pertanyaan nyinyir buat diri sendiri. Sebelum orang lain nanya, mereka udah jawab duluan di situ. Contohnya: “Catatan: Angka ini diambil dari laporan XXX tahun 2023” atau “Kenapa pilih B bukan A? → Karena periode balik modalnya lebih cepat.”

Menurut data, 57% materi presentasi dari karyawan berprestasi punya ‘sindiran diri’ ini, enam kali lebih banyak dari karyawan biasa. Hasilnya? Permintaan untuk penjelasan ulang turun sampai 47%!

Kenapa cara ini ampuh?

Bukannya nunjukkin kelemahan, cara ini justru bikin atasan atau klien ngerasa ‘aman’. Mereka lihat lo udah mikirin semua kemungkinan, bahkan dari sudut pandang yang paling kritis sekalipun.

Ini membangun kepercayaan. Kesannya lo nggak cuma ngotot ngejual ide sendiri, tapi juga objektif. Pikiran mereka: “Wah, dia udah mikirin sampai sejauh ini. Oke, gue percaya.” Akhirnya, mereka jadi lebih fokus ke isi presentasi lo, bukan nyari-nyari kesalahan.

Jadi, lain kali bikin presentasi, coba deh tambahin satu-dua ‘self-tsukkomi’. Siapa tahu bos lo malah manggut-manggut setuju.

LINEFacebook
Komentar

Katakan sesuatu — anonim, tanpa daftar 👇