Dompet Makin Tipis: Harga Roti & Mi Instan Naik Lagi
Selamat pagi dari Jepang, di mana harga roti dan mi instan kesayangan kita naik lagi mulai bulan ini.
Siap-siap dompet menjerit
Rasanya baru kemarin kita ngeluhin harga-harga, eh bulan ini ada ronde baru lagi. Mulai Juli, sekitar 2.566 jenis barang harganya resmi naik. Ini pertama kalinya dalam tiga bulan jumlahnya lewatin angka 2.000.
Yang paling kena imbasnya? Tentu saja kategori 'makanan olahan' yang dipimpin oleh mi instan, dan juga 'roti'. Beberapa merek roti tawar (shokupan) dan roti manis (kashi pan) harganya terkerek naik 5% sampai 15%. Pahlawan sarapan dan penyelamat di akhir bulan kita semua.
Kenapa lagi sih?
Penyebabnya klasik, seperti yang sudah bisa kita tebak: biaya bahan baku dan biaya logistik yang terus meroket. Masalahnya, sekarang ditambah lagi dengan situasi di Timur Tengah yang bikin harga minyak mentah naik. Efeknya jadi berantai ke mana-mana.
Jadinya pusing juga ya. Di saat kita lagi mati-matian berusaha nabung, eh pengeluaran pokok malah makin bengkak.
Kata orang-orang di supermarket
Di berita, ada seorang kakek yang diwawancara. Dia bilang, karena kenaikan harga ini, dia jadi terpaksa beralih ke produk-produk yang lebih murah untuk makan sehari-hari.
Lalu ada komentar ibu-ibu rumah tangga yang bikin senyum kecut, "Roti kan dimakan setiap hari, jadi pusing juga. Kayaknya yang bisa dihemat ya kesukaannya para bapak... mungkin birnya Papa?" ๐
Bahkan manajer supermarketnya sendiri sampai bilang, "Sedih rasanya melihat pelanggan belanja dengan muka muram. Saya harap kenaikan harga ini bisa berhenti secepatnya."
Dan ini belum berakhir
Kabarnya, gelombang kenaikan harga ini masih akan berlanjut. Perkiraannya, Agustus nanti ada sekitar 1.900 barang lagi yang akan naik, dan puncaknya di bulan September dengan lebih dari 3.000 jenis makanan.
Jadi, yaโฆ selamat berjuang, teman-teman. Cek label harga baik-baik sebelum memasukkan barang ke keranjang belanjaan.
