Gaji Bos Lebih Kecil dari Karyawan? Fenomena di Korea Selatan
Ternyata 1 dari 3 bos usaha kecil di Korea gajinya bisa lebih rendah dari upah minimum karyawannya sendiri.
Lah, Kok Bisa Gitu?
Kebayang gak sih, kamu kerja banting tulang buka usaha sendiri, eh malah penghasilan lebih kecil dari pegawai? Ini beneran kejadian di Korea Selatan, loh.
Sebuah survei baru nunjukin kalau 34% pemilik usaha mandiri di sana pendapatannya per bulan di bawah upah minimum yang berlaku (sekitar 2,15 juta won). Jadi, bisa aja gaji kamu yang lagi `baito` lebih gede dari pendapatan bersih bos warung langgananmu.
Makin Pusing Kepala
Masalahnya, serikat pekerja di sana lagi nuntut kenaikan upah minimum sebesar 16,3% buat tahun depan. Buat para bos, ini jelas bikin kepala makin pusing tujuh keliling. ๐ฉ
Dari survei yang sama, hampir setengah (44,6%) pemilik usaha pengennya upah minimum dibekukan aja, gak usah naik. Bahkan ada 25% yang bilang udah di titik batas dan mikir buat tutup toko aja kalau upah naik lagi.
Bayangin deh, udah pusing mikirin sewa tempat dan bahan baku, eh ditambah lagi beban gaji karyawan yang terus naik. Rasanya pengen tag teman yang punya mimpi buka kafe sendiri.
Terus Nasib Kita Gimana?
Ya ujung-ujungnya ngaruh ke kita juga, kan. Kalau bosnya udah gak sanggup, mereka jadi gak bisa nambah pegawai baru. Faktanya, hampir 60% bilang udah gak ada dana buat rekrut orang lagi.
Terus, jalan keluar paling gampang ya naikin harga jual. Sekitar 37% udah berencana naikin harga menu atau barang dagangan mereka. Jadi jangan kaget kalau tiba-tiba harga `jjajangmyeon` atau kopi di kafe favoritmu jadi lebih mahal.
Para pemilik usaha ini ngerasa suara mereka gak didengerin sama sekali dalam penentuan upah minimum. Mereka cuma pengen aturannya lebih realistis, mungkin disesuaikan per jenis usaha atau wilayah, gitu.
